Kimiawan Bolos: Kimia Dasar -->
Okhay para Kibol,kali ini saya akan membahas tentang Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust) memang setiap pelajaran kimia kita harus tahu Hukum² tentang kimia, nah di postingan ini kita akan membahas salah satu dari banyaknya hukum tentang kimia yaitu Hukum Perbandingan Tetap, di artikel sebelumnya saya sudah menyinggung tentang Hukum Kekekalan Massa,  nama tersebut diambil dari nama Kimiawan Perancis yaitu Joseph Proust. Hukum perbandingan tetap adalah hukum yang menyatakan bahwa suatu unsur senyawa kimia terdiri dari unsur-unsur dengan perbandingan massa yang selalu sama.

Pada tahun 1799 Proust menemukan bahwa senyawa tembaga karbonat baik yang di hasilkan melalu sintesis di laboratorium maupun yang diperoleh di alam memiliki susunan yang tetap.Hukum ini mematahkan pendapat Archimedes yang dipakai ahli kimia dari Arab sampai Eropa selama ratusan tahun, bahwa senyawa hanyalah asal campur dengan perbandingan asal. Walaupun jauh setelahnya ditemukan kesalahan yang amat kecil, hukum ini membuka jalan pengembangan reaksi senyawa pada kimia modern.

Contoh :

S(s) +  O2(g) →  SO2(g)

Perbandingan massa S terhadap massa O2 untuk membentuk SO2 adalah 32 gram S berbanding 32 gram O2 atau 1 : 1. Hal ini berarti, setiap satu gram S tepat bereaksi dengan satu gram O2 membentuk 2 gram SO2. Jika disediakan 50 gram S, dibutuhkan 50 gram O2 untuk membentuk 100 gram SO2.

H2(g) +  ½ O2(g) →  H2O(l)

Perbandingan massa H2 terhadap massa O2 untuk membentuk H2O adalah 2 gram H2 berbanding 16 gram gram O2 atau 1 : 8. Hal ini berarti, setiap satu gram H2 tepat bereaksi dengan 8 gram O2 membentuk 9 gram H2O. Jika disediakan 24 gram O2, dibutuhkan 3 gram H2 untuk membentuk 27 gram H2O.

Stay terus untuk mendapatkan artikel kami selanjutnya, See you Next time :)

Hukum Perbandingan Tetap

Perkembangan ide sains pada unsur kimia, senyawa, dan campuran telah menggelitik pikiran manusia untuk mencari tahu bagaimana dan mengapa zat dapat bereaksi satu sama lain. Kimiawan Perancis bernama Antoine Lavoisier telah membuat hukum dasar dari suatu materi yang dapat bereaksi. Hukum ini kemudian disebut sebagai hukum kombinasi kimia. Hukum inilah yang selanjutnya mendasari penemuan Teori Atom Dalton.


antoine laurent lavoisier
Antoine Laurent Lavoisier, kimiawan penemu hukum kekekalan massa pada abad 19

Pengertian Hukum Kekekalan Massa

Hukum kekekalan massa atau sering disebut sebagai hukum Lavoisier adalah hukum yang menyatakan bahwa reaksi yang melibatkan perpindahan materi dan energi pada sistem tertutup, massa sistem akan tetap konstan (tidak berubah). Kuantitas massa tidak dapat berubah jika tidak ditambahkan atau dilepaskan secara sengaja. Dengan demikian, massa bersifat kekal. Hukum kekekalan massa menyatakan bahwa massa tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan, sama halnya seperti energi. Hukum Lavoisier mencakup pada semua reaksi kimia, reaksi nuklir, dan reaksi peluruhan pada sistem tertutup (terisolasi).

Penerapan Hukum Kekekalan Massa

Berdasarkan hukum ini, selama reaksi kimia berlangsung, total massa dari produk akan sama dengan total massa reaktan (pereaksi). Berikut adalah contoh sederhana.

Logam merkuri + Gas oksigen  →    Merkuri oksida
92,6 gram          7,4 gram                100 gram

Hukum Kekekalan Massa

Subscribe Our Newsletter